Rabu, 16 Desember 2015

mengembalikan eksistensi islam sebagai agama rahmatan lil 'alamiin


Sebuah film yang berlatarkan agama perlu ditata apik dan ciamik agar pesan yang ingin disampaikan tidak terkesan menggurui. Begitu pun kehadiran film yang berjudul bulan terbelah di langit amerika.

Film ini menceritakan tentang kisah hanum (diperankan acha septriasa) seorang jurnalis di Eropa. Hanum diberikan big project dari atasannya untuk menuliskan sebuah artikel yang berjudul "Apakah dunia lebih baik tanpa islam?". Big project ini harus dijalani oleh Hanum untuk menuju ke New York dan menghubungkan tokoh korban kejadian tragedi 11 september beberapa tahun silam.

Project hanum ini diawali dengan adanya video yang diupload ke youtube oleh seorang anak korban 911 di WTC. Ketertarikan atasan Hanum terhadap video tersebut membuat Hanum ditugasinya untuk membuat artikel kontroversial.

Hanum seorang istri yang patuh terhadap suami mengutarakan project tersebut kepada sang suami. Gayung bersambut, Rangga (diperankan Abimana) juga mendapat tugas wawancara kepada Philipus Brown  seorang milyuner  dan filantropi Amerika yang dermawan. Tugas tersebut merupakan tugas untuk penyelesaian studi S3 nya.

Walhasil, Hanum dan Rangga pun menuju ke New York dengan membawa tugas pekerjaan masing-masing.Pasangan tersebut menetap di rumah Stefan (diperankan Nino Fernandez) , kawan lama Rangga. Stefan ternyata tinggal satu atap dengan pacarnya Jasmine (diperankan oleh Hannah al rasyid). Sebuah pesan moral hadir di bagian ini yaitu tentang komitmen untuk menikah yang diajarkan islam untuk diterapkan.

Nah, dalam perjalanan kisah selanjutnya, Hanum dan Rangga dibenturkan oleh tugas mereka masing-masing. Kisah ini juga memberikan pesan kepada pasangan suami istri untuk tetap sejalan meskipun perbedaan tugas dan karakter masing-masing.

Ohya, film ini masih berlanjut untuk mengembalikan eksistensi islam di Amerika ya.. bahwa Islam bukanlah teroris dan pelaku pengeboman yang ternyata memang bukan lah islam melainkan pihak yang ingin membuat islam terpuruk. Sebutlah gerakan tersebut dengan ekstremisphobia.

Kepingan demi kepingan kisah ini membuat keharuan yang terjalin yaitu perjuangan menemukan Azima Husein (diperankan Rianti Cartwright) dan anaknya Sarah Husein.  Inilah kiranya benang merah utama yaitu meyakinkan kepada orang lain bahwa Islam adalah rahmatan lil 'alamiin.

Begitupun kisah di dalam film yang menghabiskan dana lebih dari 5M ini yang juga memiliki kekurangan. Yaitu pada beberapa adegan masih terkesan ketidak soft an dan terlalu dibuat-buat. Terlihatsaat terjadinya demontrasi, dan adanya wawancara saat demontrasi. Mungkin saja sang tokoh melupakan kisah tokoh yang diperan kan.selain itu alur cerita dalam film terkesan lambat, namun tetap memberikan pesan di dalamnya.

Memang, dalam kisah kontroversial akan menempati hati tersendiri saat menikmati film. Begitupun yang dirasakan dalam  menonton film garapan sutradara Rizal Mantovani.

Film ini sangat layak ditonton oleh sgala  usia untuk menampilkan kisa mqkna kandungan islam tanpa harus menggurui penonton. Pun film ini memberikan andil bahwa keberagaman bukanlah dijadikan celah untuk berbeda namun keberagaman dijadikan sebagai pererat persaudaraan dan kedamaian.

So... jangan lewatkan kehadiran film ini di bioskop kesayanganmulai 17 Desember 2015 ya.. selamat mengamhil kebaikan dalam film ini..

Stay tuned there.. dan mari dukung film Indonesia.. :)

-'''###'########

Judul film : Bulqn Terbelah di Langit Amerika
Produksi : Maksima Pictures
Sutradara : Rizal Mantovani
Pemain :
Acha septriasa sebagai Hanum
Abimana webagai Rangga
Nino Fernandez sebagai Stefan
Rianti Cartwright sebagai Azima Husein
Hannah al rasyid sebagai Jasmine
Dll

5 komentar:

  1. Ka Sae, boleh komentar ya, ehh ... di kasih paragraf Kakak tulisan ya, sama hurufnya ada beberapa yang salah. Peace ... Kakak 😃😃😃

    BalasHapus
  2. makasih kak, kemarin nulisnya saat sakit jadi ya apa adanya saja.. nih, skrg kuperbaiki deh.. :)

    BalasHapus
  3. Kak Sae....udh bagus kok menempatkan pembaca sbg penonton film

    BalasHapus
  4. Kak Sae....udh bagus kok menempatkan pembaca sbg penonton film

    BalasHapus